Kantor SAR Manado --- Cuaca buruk yang disertai angin kencang yang melanda Danau Tondano berdampak pada aktivitas nelayan. Rabu, 4 Juni 2014 jam 21.00 WITA, Kantor SAR Manado menerima laporan atas nama Bapak Rayman Langguhe bahwa pada pukul 10.00 WITA , 3 nelayan yaitu Pudin Langguhe, Jainal Langguhe, Ari Mukolo yang kesemuanya berasal dari Desa Talikuran Satu Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa, pergi menangkap ikan di sekitar muara DAS Tondano Kecamatan Toliang Oki Kabupaten Minahasa, dan dikhawatirkan mereka terjebak di antara tumbuhan eceng gondok (Eichornia crassipes solms) atau biasa disebut monster air di Danau tondano apabila tertiup angin kencang bisa berpindah lokasi.
Kantor SAR Manado merespons dengan mengirimkan satu Team Rescue beranggota 10 Orang Personil Rescuer yang berangkat dengan menggunakan 1 unit Rescue Truck, 1 Unit Rescue Car dengan membawa 1 Unit Rubber Boat menuju lokasi.
Sampai dilokasi dilakukan pencarian di sekitar Muara DAS Tondano tapi belum membuahkan hasil, operasi kemudian ditunda keesokan harinya.
Keesokan harinya, kamis, 5 juni 2014, jam 07.00 WITA, operasi pencarian dilanjutkan dengan mendapat bantuan dari Potensi BPDB Minahasa 3 Personil dan dari Polsek Tondano 2 Personil ditambah 1 Unit Rubber Boat.
Akhirnya Team Rescue menemukan Nelayan beserta perahu terjebak di antara kelebatan Tumbuhan Eceng Gondok sejauh 100 meter pada pukul , namun karena cuaca yang tidak mendukung, operasi ditunda untuk dilanjutkan keesokan harinya.
Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan ke keluarga korban.
Dengan ditemukannya dan dievakuasi korban maka operasi SAR dinyatakan ditutup, serta semua kesatuan yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar