Tentang BASARNAS - Kantor SAR Kelas A Manado

BASARNAS - Kantor SAR Kelas A Manado adalah Lembaga Pemerintah Non Kementrian (LPNK) Yang Bertujuan untuk Penyelenggaraan SAR (Search And Rescue) di Indonesia khususnya di Propinsi Sulawesi Utara

Jumat, 20 Juni 2014

PARTISIPASI BASARNAS DALAM GELADI PENANGANAN MASALAH KESEHATAN KONFLIK SOSIAL PEMILU TAHUN 2014

Kantor SAR Manado --- Rabu, 18 Juni 2014, bertempat di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara diselenggarakan Geladi Penanganan Masalah Kesehatan Konflik Sosial Pemilu Tahun 2014.
Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Utara turut melibatkan Badan SAR Nasional sebagai pelaksana penanganan evakuasi korban dari gedung bertingkat dengan teknik Vertical Rescue.
Acara Geladi dibuka dengan Apel seluruh peserta Geladi yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Bpk. DR. Djouhari Kansil, M.Pd.,



Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Utara yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Bpk. DR. Djouhari Kansil, M.Pd., menyatakan bahwa Pemerintah Sulawesi Utara menyambut baik kegiatan dan berharap dengan diadakan kegiatan geladi ini akan semakin meningkatkan pemahaman terhadap kesiapsiagaan menghadapi bencana, meningkatnya kemampuan seluruh aparatur, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat, dalam penanganan konflik bencana serta semakin solidnya koordinasi antar lembaga atau instansi terkait kebencanaan, sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi bencana khususnya bencana konflik sosial.

Dalam kesempatan itu diperagakan latihan menggelar Rumah Sakit Lapangan dan Tenda Triase oleh Tim Kesehatan.





Dalam Geladi ini, dibagi atas beberapa skenario yaitu :
Skenario I, penanganan korban bentrokan antara pendukung kandidat.
Skenario II,  penanganan  korban bentrokan antara pendukung dan petugas PPS.
Skenario III, penanganan korban kebakaran di TPS.
Skenario IV, penanganan korban amukan massa di Kantor KPU.






Badan SAR Nasional yang diwakili oleh Kantor SAR Kelas A Manado dilibatkan dalam skenario ke IV dimana terjadi kebakaran di Tingkat 4 sedangkan akses tangga telah tertutup dengan debris akibat kebakaran dan lift tidak dapat digunakan, serta korban mengeluh sesak nafas akibat asap kebakaran maka teman-teman korban yang terperangkap di tingkat 4 meminta tolong Aparat Keamanan di bawah yang kemudian meminta bantuan BASARNAS untuk mengevakuasi korban.
BASARNAS kemudian memasuki Kantor KPU dan membantu evakuasi korban.



Jumat, 13 Juni 2014

KUNJUNGAN DAN LATIHAN BERSAMA MARINIR DAN BASARNAS




Kantor SAR Manado --- Kamis, 12 Juni 2014, Berlokasi di Kantor SAR Kelas A Manado, Prajurit Korps Marinir dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan VIII Bitung yang dipimpin oleh Komandan Yonmarhanlan VIII Bpk. Bakti Dasasasi P, SE, mengadakan kunjungan dan latihan bersama dengan Rescuer BASARNAS Kantor SAR Manado.
Kunjungan ini dimaksudkan dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan perorangan serta profesionalisme prajurit Korps Marinir guna menjawab tuntutan tugas di masa yang akan datang, dimana salah satu keterampilan prajurit Korps Marinir yang harus dimiliki adalah kemampuan Repling.
BASARNAS - Kantor SAR Manado melalui Kepala Kantor SAR Kelas A Manado Bpk. Suyanto Samijan, S.Sos, menyambut kedatangan tamu dari  Korps Marinir dan juga mempersilahkan penggunaan Sarana dan Prasarana Repling yang ada di kantor SAR Manado.


Dalam kesempatan ini BASARNAS memperkenalkan tentang beberapa teknik HART serta ditambah teknik CSSR yang dikuasai oleh para Rescuer Kantor SAR Manado kepada tamunya tersebut.
Latihan  yang berlangsung dari pagi hari ini fokus pada bagaimana teknik pertolongan evakuasi di medan vertikal dengan beberapa teknik yang dimainkan antara lain sistem lifting dan lowering yaitu bagaimana menaikan dan menurunkan korban dengan prosedur tetap BASARNAS dan  penanganan korban di gedung runtuh dengan memperkenalkan peralatan ekstrikasi antar lain searcam, life detector dll.


Latihan ini dibagi menjadi 4 kelompok yang secara bergantian mencoba teknik dan peralatan BASARNAS.
Adapun pembawa materi, untuk lifting oleh Bpk. Dwi Octavianus, untuk lowering oleh Bpk. Alfein Mangaro, dan CSSR oleh Bpk. Steven Lumowa.















Menurut Bpk. Steven Lumowa, dengan mengikuti prosedur dan tidak terburu-buru bermanfaat untuk membuka akses dan menjaga korban tetap hidup walau berpindah dari atas gedung ke bawah gedung.

Dalam kesempatan ini Komandan Yonmarhanlan VIII berkesempatan menunjukkan kebolehan beliau dengan turun repling dari tower.








Sedangkan Anggota Staff Badan SAR Nasional diperkenalkan dengan peralatan tempur berupa senapan yang digunakan oleh prajurit Marinir.





OMA ADELINA DITEMUKAN MENINGGAL DI PERKEBUNAN DESA KIAWA KAWANGKOAN



Kantor SAR Manado --- Senin, 9 Juni 2014 jam 16.00 WITA kantor SAR Manado menerima laporan dari Bapak Hendra Tumbelaka perihal hilangnya oma Adelina di perkebunan Desa Kiawa Kecamatan Kawangkoan Kabupaten Minahasa.
Adapun data korban yaitu Adelina Tumbelaka, Umur 85 Tahun Berjenis kelamin Perempuan.
Oma yang sehari-hari berkebun di Desa Kiawa 1 itu, terakhir terlihat pada hari kamis, 5 Juni 2014 tapi sampai pukul 18.00 WITA, oma tidak kembali ke rumah.
Oleh keluarga berinisiatif melakukan pencarian di perkebunan tapi sampai hari senin, 9 Juni 2014, tidak membuahkan hasil.
hal ini kemudian dilaporkan ke Kantor SAR Manado.
Kantor SAR Manado merespons pada dengan mengirimkan Satu Team Rescue pada pukul 16.30 WITA berangkat ke lokasi menggunakan peralatan 1 unit truck personil, 1 unit rescue car dengan membawa peralatan  jungle dan hart.


Pencarian dilakukan sekitar perkebunan tempat biasa oma berkebun. Sampai dengan pukul 18.15 WITA belum membuahkan hasil, maka operasi ditunda keesokan harinya.
Selasa, 10 Juni 2014, jam 07.00 WITA Team Rescue Kantor SAR beserta gabungan potensi dari SAR Minahasa dan Polsek kawangkoan dibantu masyarakat setempat melakukan pencarian radius 7 km dari lokasi di sebelah utara Desa Kiawa 1. Sampai dengan pukul 18.00 WITA , korban belum ditemukan. Akhirnya operasi ditunda keesokan harinya.
Rabu, 11 Juni 2014, operasi dilanjutkan oleh Team Rescue gabungan dibantu masyarakat setempat.


Menjelang sore jam 17.00 WITA, korban berhasil ditemukan oleh Team SAR tapi dalam kondisi meninggal dunia.
Selanjutkan korban dievakuasi dan dibawa untuk disemayamkan ke keluarga korban.


Dengan ditemukan korban maka operasi sar ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Tidak lupa an. Kabasarnas, kakansar menyampaikan terima kasih atas keterlibatan dan kerjasama dalam operasi ini.

Rabu, 11 Juni 2014

PENYELAMATAN NELAYAN YANG TERJEBAK DI ECENG GONDOK DANAU TONDANO

 

Kantor SAR Manado --- Cuaca buruk yang disertai angin kencang yang melanda Danau Tondano berdampak pada aktivitas nelayan. Rabu, 4 Juni 2014 jam 21.00 WITA, Kantor SAR Manado menerima laporan atas nama Bapak Rayman Langguhe bahwa pada pukul 10.00 WITA , 3 nelayan yaitu Pudin Langguhe, Jainal Langguhe, Ari Mukolo yang kesemuanya berasal dari Desa Talikuran Satu Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa, pergi menangkap ikan di sekitar muara DAS Tondano Kecamatan Toliang Oki Kabupaten Minahasa, dan dikhawatirkan mereka terjebak di antara tumbuhan eceng gondok (Eichornia crassipes solms) atau biasa disebut monster air di Danau tondano apabila tertiup angin kencang bisa berpindah lokasi.
Kantor SAR Manado merespons dengan mengirimkan satu Team Rescue beranggota 10 Orang Personil Rescuer yang berangkat dengan menggunakan 1 unit Rescue Truck, 1 Unit Rescue Car dengan membawa 1 Unit Rubber Boat menuju lokasi.
Sampai dilokasi dilakukan pencarian di sekitar Muara DAS Tondano tapi belum membuahkan hasil, operasi kemudian ditunda keesokan harinya.

Keesokan harinya, kamis, 5 juni 2014, jam 07.00 WITA, operasi pencarian dilanjutkan dengan mendapat bantuan dari Potensi BPDB Minahasa 3 Personil dan dari Polsek Tondano 2 Personil ditambah 1 Unit Rubber Boat.
Akhirnya Team Rescue menemukan Nelayan beserta perahu terjebak di antara kelebatan Tumbuhan Eceng Gondok sejauh 100 meter pada pukul , namun karena cuaca yang tidak mendukung, operasi ditunda untuk dilanjutkan keesokan harinya.









Jumat, 6 Juni 2014, operasi dilanjutkan dengan menarik perahu beserta nelayan dengan menggunakan tali, pada pukul 09.15 WITA, seluruh korban berhasil diselamatkan.
Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan ke keluarga korban.


Dengan ditemukannya dan dievakuasi korban maka operasi SAR dinyatakan ditutup, serta semua kesatuan yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Senin, 09 Juni 2014

UPACARA PENUTUPAN PELATIHAN JUNGLE RESCUE BAGI POTENSI SAR BASARNAS DI KOTA TOMOHON TAHUN 2014


Kantor SAR Manado --- Jumat, 6 Juni 2014 diadakan Upacara Penutupan Jungle Rescue Bagi Potensi SAR BASARNAS di Kota Tomohon Tahun 2014.
Pelatihan yang berlangsung dari tanggal 02 s/d 06 Juni 2014 ini, dilaksanakan di William Resort, Kelurahan Kakaskasen satu Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon.


Sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Kantor SAR Kelas A Manado, Bpk. Suyanto Samijan, S.Sos.
Dalam sambutannya Kakansar Manado menyampaikan selamat kepada para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dan kegiatan berjalan dengan baik.
Kakansar mengungkapkan, kota Tomohon yang diapit dua gunung aktif yaitu gunung lokon dan gunung mahawu serta danau linow dan Hutan Wisata Lahendong sehingga BASARNAS dituntut untuk menyiapkan pelayanan SAR apabila terjadi bencana penerbangan, erupsi gunung berapi dan lain-lain yang ada di Wilayah Sekitar Kota Tomohon. Dengan demikian diharapkan melalui pelatihan ini Potensi SAR diharapkan dapat berjalan dan bekerja sama dengan BASARNAS. Hal ini sejalan dengan adat istiadat dan budaya masyarakat Kota Tomohon yang terkenal dengan  mapalus dimana sikap suka membantu dan bekerja sama ada dalam kehidupan sehari-hari.
Akhirnya Kakansar berpesan Potensi SAR dapat menerapkan ilmu pengetahuan, keterampilan dan sikap mental dimanapun berada  sehingga pada akhirnya akan terjalin komunikasi yang baik dengan BASARNAS untuk menghadapi tugas-tugas di masa datang.

Kamis, 05 Juni 2014

PELATIHAN JUNGLE RESCUE POTENSI SAR BASARNAS KOTA TOMOHON



Kantor SAR Manado --- Dalam rangka mempersiapkan Potensi SAR Kota Tomohon terhadap musibah dan bencana di wilayah Kota Tomohon, diselenggarakan Pelatihan Jungle Rescue bagi Potensi SAR BASARNAS Kota Tomohon.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 5 hari terhitung mulai tanggal 2 s/d 6 Juni 2014 bertempat di William Resort Kelurahan Kakaskasen Satu Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon
Adapun peserta pelatihan berjumlah 100 orang yang berasal dari Unsur BPBD Kota Tomohon dan warga Tombulu.

Materi Pelatihan meliputi Pengetahuan Dasar SAR dan Bencana, MFR, Navigasi Darat, ESAR, Survival, PPPM, Slope Evacuation, Pengenalan GPS, Komunikasi Lapangan, Pembinaan Fisik dan Mental.

APEL PEMBUKAAN PELATIHAN JUNGLE RESCUE POTENSI SAR BASARNAS KOTA TOMOHON

 

Kantor SAR Manado --- Selasa, 3 Juni 2014, bertempat di Ex-Rindam Kota Tomohon digelar Apel Pembukaan Pelatihan Jungle Rescue Potensi SAR BASARNAS Kota Tomohon.
Adapun peserta pelatihan berasal dari Unsur BPBD Kota Tomohon dan Warga Tombulu.
Apel tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Utama BASARNAS Bpk. Max Ruland B. MM, MSc., dan Kepala Balai Diklat BASARNAS Bpk. Noer Isrodin Muchlisin, S.Pd serta dari unsur TNI/Polri dan Muspida Pemerintah Kota Tomohon.


Dalam laporan Pelatihan yang dibacakan oleh Kepala Seksi Penyiapan Sarpras Balai Diklat BASARNAS Bpk. Mu'min,SE bahwa tujuan operasional pelatihan ini adalah untuk membekali peserta pelatihan dengan pengetahuan, keterampilan, sikap mental dan kemampuan fisik dalam melakukan pencarian dan pertologan terhadap korban dan kedaruratan di kawasan gunung dan hutan sesuai karakteristik potensi musibah dan bencana di wilayah Kota Tomohon.
Sedangkan tujuan strategis penyelenggaraan pelatihan adalah untuk memperkuat kapasitas masyarakat dan potensi SAR di wilayah Kota Tomohon dalam mengantisipasi potensi kerawanan bencana dan musibah yang dapat terjadi sewaktu-waktu serta meningkatkan koordinasi dan komunikasi antara Basarnas dengan potensi SAR di wilayah Kota Tomohon.

Selesai Pembacaan Sambutan dari Pemerintah Kota Tomohon, dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta oleh Sekretaris Utama BASARNAS Bpk. Drs. Max Ruland B. MM, MSc.

Dalam Acara tersebut juga BASARNAS menggelar Pameran Peralatan SAR yang digelar di tempat yang sama, yang diikuti dengan antusias dengan peserta Apel dan undangan.

 Pelatihan ini diselenggarakan atas kerja sama Kantor Pusat Basarnas, Balai Diklat, Kantor SAR Manado, Pemerintah Kota Tomohon, Fritz Mandiri Utama, dan Persatuan Kekeluargaan Tombulu di Jabodetabek.